Minggu, 17 April 2016

Busana Musling Terlengkap Dan Terupdate

Tentang 1,600,000,000 cangkir kopi habis lenyap setiap hari di seluruh dunia. Miliaran orang mengandalkan sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari. Namun, sangat sedikit orang yang menyadari asal-usul Muslim minuman di mana-mana ini.

Busana Musling Terlengkap

Menurut catatan sejarah, di 1400s kopi menjadi sangat populer minum di antara Muslim di Yaman, di bagian selatan Semenanjung Arab. Legenda yang seorang gembala (beberapa berkata di Yaman, beberapa berkata di Etiopia) menyadari bahwa kambing-nya menjadi sangat energetik dan gelisah ketika mereka memakan kacang dari pohon tertentu. Ia mempunyai keberanian untuk coba mereka sendiri, menyedari mereka memberikan semburan energi. Dari waktu ke waktu, tradisi pembakaran kacang dan merendamnya dalam air untuk membuat bertenaga asam minum dikembangkan, dan dengan itu, kopi lahir.

Terlepas dari apakah atau tidak kisah gembala itu benar-benar terjadi, kopi menemui jalan dari dataran tinggi Yaman selebihnya dari Kekaisaran Ottoman, premier empayar Muslim dari abad ke-15. Coffeehouses berspesialisasi dalam minuman baru mulai tumbuh di semua kota-kota besar di dunia Muslim: Kairo, Istanbul, Damsyik, Baghdad. Dari dunia Muslim, minum menemui jalan ke Eropa melalui pedagang besar kota Venice. Walaupun pada awalnya dikecam sebagai "minuman Muslim" oleh pihak berwenang Katolik, kopi menjadi bagian dari budaya Eropa. Dalam coffeehouses dari tahun 1600 adalah di mana para filsuf bertemu dan membahas masalah-masalah seperti hak-hak manusia, peran pemerintah, dan demokrasi. Diskusi-diskusi ini atas genre kopi apa yang menjadi Pencerahan, salah satu gerakan intelektual yang paling kuat di dunia modern.

Dari sebuah Yaman gembala Ethiopia untuk membentuk/pemikiran politik Eropa untuk lebih dari 1 milyar cangkir per hari, inovasi Muslim ini adalah salah satu ciptaan yang paling penting sejarah manusia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar